Jumat, 23 Juni 2017

Politik & Strategi Nasional Dalam Pembangunan Bangsa Indonesia

Politik & Strategi Nasional Dalam Pembangunan Bangsa Indonesia





 







Disusun Oleh:
Menggala Tri putra
(14816378)
1MA09

Universitas Gunadarma
Fakultas Ilmu Komunikasi
1MA09






BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang

Politik (dari bahasa Yunani: politikos, yang berarti dari, untuk, atau yang berkaitan dengan warga negara), adalah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara.
Kata strategi berasal dari kata “strategia” berasal dari bahasa Yunani yang berarti “the art of general” atau seni seorang panglima yang biasa digunakan dalam peperangan.Karl Von Clausewitz (1780-1831) berpendapat bahwa startegi adalah pengetahuan tentang penggunaan pertempuran untuk memenangkan peperangan. Arti strategi dalam pengertian umum adalah cara untuk mendapatkan kemenangan atau tercapainya suatu tujuan termasuk politik. Salah satu contoh dari strategi nasional ialah mengadakan sebuah pembangunan berkelanjutan untuk mencapai kesejahteraan rakyat.
Pembangunan nasional Indonesia adalah paradigma Pembangunan yang terbangun atas pengalaman Pancasila yaitu pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya, dengan Pancasila sebagai dasar, tujuan, dan pedomannya. Dari amanat tersebut disadari bahwa pembangunan ekonomi bukan semata-mata proses ekonomi, tetapi suatu penjelmaan pula dari proses perubahan politiksosial, dan budaya yang meliputi bangsa, di dalam kebulatannya.  Pembangunan Nasional merupakan cerminan kehendak terus-menerus meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Indonesia secara adil dan merata, serta mengembangkan kehidupan masyarakat dan penyelenggaraan negara yang maju dan demokratis berdasarkan Pancasila.

Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah yang dapat kami paparkan adalah sebagai berikut :
1.      Definisi Politik & Strategi Nasional
2.      Contoh dari Pembangunan Nasional
3.      Tujuan di adakannya Pembangunan Nasional



Tujuan penulisan makalah

1.      Menjelaskan tujuan serta manfaat dari Strategi Nasional Dalam Pembangunan Nasional.
2.      Memberikan wawasan kepada arti penting dari Strategi Nasional serta Pembangunan Nasional.
3.      Memaparkan contoh dari pembangunan nasional






BAB II
PEMBAHASAN

A.    Definisi Politik & Strategi Nasional
Kata “Politik” secara ilmu etimologis berasal dari bahasa Yunani Politeia, yang asal katanya adalah polis berarti kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri, dan teia berarti urusan . Dalam bahasa Indonesia , politik dalam arti politics mempunyai makna kepentingan umum warga negara suatu bangsa . Politik merupakan rangkaian asas, prinsip, keadaaan, jalan, cara dan alat yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu yang kita kehendaki . Politics dan policy mempunyai hubungan yang erat dan timbal balik . Politics memberikan asas, jalan, arah, dan medannya , sedangkan policy memberikan pertimbangan cara pelaksanaan asas, jalan, dan arah tersebut sebaik-baiknya . Dapat disimpulkan bahwa politik adalah bermacam-macam kegiatan yang menyangkut proses penentuan tujuan-tujuan dari sistem negara dan upaya-upaya dalam mewujudkan tujuan itu , pengambilan keputusan (decisionmaking) mengenai seleksi antara beberapa alternatif dan penyusunan skala prioritas dari tujuan-tujuan yang telah ditentukan . Untuk melaksanakan tujuan itu diperlukan kebijakan-kebijakan umum (public policies) yang menyangkut pengaturan dan pembagian atau alokasi dari sumber-sumber yang ada .
Politik secara umum adalah mengenai proses penentuan tujuan negara dan cara melaksanakannya . Pelaksanaan tujuan itu memerlukan kebijakan-kebijakan umum (public policies) yang menyangkut pengaturan , pembagian , atau alokasi sumber-sumber yang ada. Dengan begitu , politik membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan negara, kekuasaan, pengambilan keputusan , kebijakan umum(policy), dan distribusi kekuasaan .

a. Negara
Negara merupakan suatu organisasi dalam suatu wilayah yang memiliki kekuasaan tertinggi yang ditaati oleh rakyatnya.
b. Kekuasaan
Kekuasaan adalah kemampuan seseorang atau kelompok untuk mempengaruhi tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai dengan keinginannya.
c. Pengambilan Keputusan
Pengambilan keputusan adalah aspek utama politik. Jadi, politik adalah pengambilan keputusan melalui sarana umum . Keputusan yang diambil menyangkut sector public dari suatu Negara .
d. Kebijakan Umum
Kebijakan ( policy ) merupakan suatu kumpulan keputusan yang diambil oleh seseorang atau kelompok politik dalam memilih tujuan dan cara mencapai tujuan itu . Dasar pemikirannya adalah bahwa masyarakat memiliki beberapa tujuan bersama yang ingin dicapai secara bersama pula , sehingga perlu ada rencana yang mengikat yang dirumuskan dalan kebijakan – kebijakan oleh pihak yang berwenang .
e. Distribusi
Yang dimaksud dengan distribusi ialah pembagian dan pengalokasian nilai – nilai ( values ) dalam masyarakat . Nilai adalah sesuatu yang diinginkan dan penting .

B.    Contoh-contoh Pembangunan Nasional
1. Contoh Pembangunan Nasional  Aspek Ideologi
Menolak ideologi yg bertentangan dengan ideologi negara Indonesia yaitu pancasila, maka kita tidak boleh goyah dan tetap mempertahankan ideologi kita. Dengan menjaga keutuhan isi dari Pancasila, berupa bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, rukun, bersatu, cinta tanah air, maju, dan sejahtera dalam kehidupan yang serba selaras, serasi dan seimbang serta mampu menangkal penetrasi budaya asing yang tidak sesuai dengan kebudayaan nasional.

2. Contoh Pembangunan Nasional Bidang Politik
Kita tidak boleh menjalankan/bekerja sama dengan negara lain, yang dimana bisa merugikan negara kita. kita harus tetap menjalankan politik bangsa kita bangsa Indonesia yaitu politik bebas aktif yang berdasarkan Pancasila.

3. Contoh Pembangunan Nasional Bidang Ekonomi
Yaitu dengan cara membeli produk dalam negeri, dan meningkatkan produk dalam negeri agar tidak kalah saing dengan produk luar negeri.


4. Contoh Pembangunan Nasional Bidang Sosial Budaya
Yaitu tidak boleh mudah terpengaruh dengan budaya asing yang negatif, misalnya bidaya minum minum-minuman keras.,dll

5. Contoh Pembangunan Nasional Bidang Hankam
Contohnya seperti yang terjadi di Irak, palestina setiap negara harus mempertahankan daerahnya masing-masing dari pihak-pihak yang ingin merebut kebebasan negara tsb.

6. Contoh Pembangunan Nasional Jangka Panjang
Contohnya itu pembangunan bangunan/jalan yang ditargetkan selesai dalam waktu 20 tahun

Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai sebuah negara yang besar, tentu harus memiliki sebuah perencanaan yang matang mengenai pembangunan, agar tujuan dan cita-cita bersama dapat dicapai. Oleh karena itu, disusunlah suatu dokumen berupa rencana jangka panjang yaitu Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJP).
  

C.     Tujuan Pembangunan Nasional

 Pengertian Pembangunan Nasional
            Pembangunan merupakan suatu proses perubahan yang terus menerus dilakukan untuk menuju perbaikan disegala bidang kehidupan masyarakat dengan berdasarkan pada seperangkat nilai yang dianut, yang menuntun masyarakat untuk mencapai tingkat kehidupan yang didambakan. Pembangunan disini lebih diarahkan pada pembangunan potensi, inisiatif, daya kreasi, dan kepribadian dari setiap warga masyarakat. Dalam proses ini terjadi transformasi sosial ke arah yang lebih baik. Dengan pembangunan, masyarakat diharapkan semakin mampu mengelola alam bagi peningkatan kesejahteraanya. Namun hal ini tidaklah berarti bahwa pembangunan akhirnya harus mengeksploitasi alam secara semena-mena yang akhirnya hanya menganggu keseimbangan ekosistem dan interaksi manusia dengan alam. Pembangunan menuntut orientasi masa depan bagi kelestarian manusia dan alam.
            Pembangunan nasional adalah suatu rangkaian usaha yang dilakukan secara berkesinambungan dalam semua bidang kehidupan masyarakat, bangsa dan negara untuk menuju suatu keadaan yang lebih baik. Pembangunan nasional dilakukan dalam rangka merealisasikan tujuan nasional seperti yang tertulis dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yaitu melindungi segenap bangsa dan segenap tumpah darah indonesia, meningkatkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
              

 Tujuan Pembangunan Nasional
            Pembangunan nasional yang dilakukan mengarah pada suatu tujuan. Tujuan ini terbagi atas tujuan jangka pendek dan tujuan jangka panjang. Tujuan jangka pendek dari pembangunan nasional adalah meningkatkan taraf hidup, kecerdasan, dan kesejahteraan masyarakat yang semakin adil dan merata serta meletakkan landasan yang kuat untuk tahap pembangunan berikutnya. Pembangunan jangka panjang bertujuan untuk mewujudkan suatu masyarakat adil dan makmur yang merata, material dan spiritual berdasarkan pancasila didalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu dan berkedaulatan rakyat dalam suasana perikehidupan bangsa yang aman, tentram, tertib dan dinamis dalam lingkungan pergaulan dunia yang merdeka, bersahabat, tertib dan damai.
            
 Hakekat Pembangunan Nasional
Pembangunan nasional merupakan rangkaian upaya pembangunan yang berkesinambungan meliputi, seluruh kehidupan masyrakat, Bangsa dan Negara untuk melaksanakan tugas, dan tujuan nasional yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945, yaitu melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, seta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan social.
 
Keseluruhan semangat arah, dan gerak pembangunan dilaksanakan sebagai pengamalan semua sila pancasila secara serasi dan sebagai kesatuan yang utuh, yang meliputi:

            1. Pengamalan sila ketuhanan yang maha esa, yang antara lain mencakup tanggung jawab bersama dari semua golongan beragama dan kepercayaan terhadap tuhan yang maha esa untuk secara terus menerus dan bersama meletakan landasan spiritual, moral dan etika yang kukuh bagi pembangunan nasional sebagai pengamalan pancasila.

2. Pengamalan sila kemanusiaan yang beradab, ytang antara lain mencakup peningkatan martabat serta hak dan kewajiban asasi warga Negara serta penghapusan penjajahan, kesengsaraan, dan ketidak adilan dari muka bumi.
 
3. Pengamalan sila persatuan Indonesia, yang antara lain mencakup peningkatan pembinaan bangsa di segala bidang kehidupan manusia, masyarakat, bangsa dan Negara, sehingga rasa ketidaksetiakawanan semakin kuat dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan.
4. Pengalaman sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, yang antara lain mencakup upaya makin menumbuh dan mengembangkan system politik demokrasi pancasila yang mampu memelihara stabilitas nasional yang dinamis, mengembangkan kesadaran dan tanggung jawab politik warga Negara serta mengairahkan rakyat dalam proses politik.

            5. Pengalaman sila keadilan sisial bagi seluruh rakyat Indonesia, yang antara lain mencakup upaya untuk mengembangkan petumbuhan ekonomi yang cukup tinggi yang dikaitkan dengan pemerataan pembangunan dan hasil menuju kepada tercapainya kemakmuran yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia dalam system ekonomi yang disusun sebagai uasaha bersama berdasarkan atas asaskekeluargaan.

            Berdasarkan pokok pikiran diatas, maka hakekat pembangunan nasional adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seutuhnya, dengan pancasila sebagai dasar, tujuan dan pedoman pembangunan nasional. 
Pembangunan nasional dilaksanakan merata di seluruh tanah air dan tidak hanya untuk suatu golongan atau sebagaian dari masyarakat, tetapi untuk seluruh masyarakat, serta harus benar-benar dapat dirasakan seluruh rakyat sebagai perbaikan tingkat hidup yang berkeadilan sosial, yang menjadi tujuan dan cita-cita kemerdekaan bangsa Indonesia . 
Pembangunan nasional dilaksanakan secara berencana menyeluruh terpadu, terarah, bertahap, dan berlanjut untuk memacu peningkatan kemapuan nasional dalam rangka mewujudkan kehidupan yang sejajar dan sedarat dengan bangsa lain yang lebih maju.






BAB III
PENUTUP

Kesimpulan

Pembangunan nasional merupakan rangkaian upaya pembangunan yang berkesinambungan meliputi, seluruh kehidupan masyrakat, Bangsa dan Negara untuk melaksanakan tugas, dan tujuan nasional yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945, yaitu melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, seta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan social.
Politik dan Strategi Nasional dalam Pembangunan Nasional merupakan cara yang tepat dilakukan oleh pemerintah untuk membangun bangsa. Dengan di iringi berbagai cara pembangunan nasional bertujuan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia menjadikan bangsa Indonesia semakin maju dan tumbuh menjadi Negara yang mandiri dan makmur kedepannya.


DAFTAR PUSTAKA



Tidak ada komentar:

Posting Komentar