Kamis, 15 Juni 2017

Ketahanan Nasional Dalam Koridor Persatuan Dan Kesatuan Nasional Indonesia

Ketahanan Nasional Dalam Koridor Persatuan Dan Kesatuan Nasional Indonesia

 
  


Disusun Oleh:

Menggala Tri putra

(14816378)
1MA09

Universitas Gunadarma
Fakultas Ilmu Komunikasi
1MA09


KATA PENGANTAR :



AssalamualaikumWr.Wb
Puji syukur kehadiran Allah SWT yang telah memberikan rahmat, taufik dan hidayahnya kepada kita sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini. Adapun makalah yang kami buat ini berjudul “Ketahanan Nasional Dalam Koridor Persatuan Dan Kesatuan Nasional Indonesia”.

Terlepas dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ilmiah ini.

Akhir kata Saya berharap semoga makalah ilmiah ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca. Kurang lebih atau ada kesalahan dalam penulisan makalah ini saya mohon maaf.





                                                                                                            Jakarta, 15 Juni 2017



                                                                                                                     (Penyusun)








BAB I
PENDAHULUAN


1.1            Latar Belakang

Kata ketahanan nasional telah sering kita dengar disurat kabar atau sumber-sumber lainnya.
Untuk mengetahui ketahanan nasional, sebelumnya kita sudah tau arti dari wawasan nusantara. Ketahanan nasional merupakan kondisi dinamik yang dimiliki suatu bangsa, yang didalamnya terkandung keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan kekuatan nasional.

Kekuatan ini diperlukan untuk mengatasi segala macam ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan yang langsung atau tidak langsung akan membahayakan kesatuan, keberadaan, serta kelangsungan hidup bangsa dan negara. Bisa jadi ancaman-ancaman tersebut dari dalam ataupun dari luar.
Ketahanan nasional Indonesia adalah kondisi dinamik bangsa Indonesia yangmeliputi segenap aspek kehidupan nasional yang terintegrasi , berisi keuletan danketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional,dalam menggapai dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan, dangangguan baik yang dating dari luar dan dari dalam untuk menjamin identitas,integrasi, kelangsungan hidup bangsa dan Negara serta perjuangan mencapai tujuannasional.
Konsepsi ketahanan nasional adalah konsepsi pengembangan kekuatan nasionalmelalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yangseimbang, serasi dan selaras dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh dan terpadu berlandaskan UUD 1945 dan wawasan nusantara dengan kata lain konsepsi ketahanan nasional merupakan pedoman untuk meningkatkan keuletan dan ketangguhan bangsa yang mengandung kemampuan mengembangan kekuatan nasional dengan pendekatan kesejahteraan dan keamanan. Kesejahteraan dapat digambarkan sebagai kemampuan bangsa dalam menumbuhkan dan mengembangkan nilai-nilai nasionalnya demi sebesar-besarnya kemakmuran yang adil dan merata, rohaniah, dan jasmaniah. Sedangkan keamanan adalah kemampuan bangsa melindungi nilai-nilai nasional terhadap ancaman dari luar maupun dari dalam.



1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas,maka rumusan masalah yang dapat kami paparkan adalah sebagai berikut :
1.      Apa yang dimaksud Ketahanan Nasional?
2.      Perkembangan Ketahanan Nasional!
3.      Asas dan Sifat dari Ketahanan Nasional!
4.      Apa penyebab timbulnya Ketahanan Nasional?
5.      Apa tujuan dan fungsi dari ketahanan Nasional?

1.3Tujuan penulisan makalah

1.      Menambah wawasan tentang arti penting dari Ketahanan Nasional.
2.      Menjadikan insan muda yang memiliki rasa cinta tanah air dan persatuan Negara.
3.      Menjelaskan tujuan serta fungsi dari ketahanan nasional.















BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Ketahanan Nasional

A.     Definisi Ketahanan Nasional
Merupakan suatu kondisi yang dinamis atau bangsa yang terdiri atas ketangguhan serta keuletan untuk mengembangkan kekeuatan nasional dalam menghadapi segala macam dan bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun dari luar dan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang serasi dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh.
Untuk mengetahui ketahanan nasional, sebelumnya kita sudah tau arti dari wawasan nusantara. Ketahanan nasional merupakan kondisi dinamik yang dimiliki suatu bangsa, yang didalamnya terkandung keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan kekuatan nasional.
Kekuatan ini diperlukan untuk mengatasi segala macam ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan yang langsung atau tidak langsung akan membahayakan kesatuan, keberadaan, serta kelangsungan hidup bangsa dan negara. Bisa jadi ancaman-ancaman tersebut dari dalam ataupun dari luar.

B.      Perkembangan Ketahanan Nasional
Ketahanan Nasional baru dikenal sejak permulaan tahun 60 an. Pada saat itu istilah itu belum diberi devenisi tertentu. Disamping itu belum pula disusun konsepsi yang lengkap menyeluruh tentang ketahanan nasional. Istilah ketahanan nasional pada waktu itu dipakai dalam rangka pembahasan masalah pembinaan ter itorial atau masalah pertahanan keamanan pada umumnya.
Walaupun banyak instansi maupun perorangan pada waktu itu menggunakan istilah ketahanan nasional, namun lembaga yang secara serius dan terus-menerus mempelajari dan membahas masalah ketahanan nasional adalah lembaga pertahanan nasional atau lemhanas. Sejak Lemhanas didirikan pada tahun 1965, maka masalah ketahanan nasional selalu memperoleh perhatian yang besar.

Perbedaan Ketahanan Nasional yang Nampak:
a. Perumusan 1972 bersifat universal, dalam arti bahwa rumusan tersebut dapat diterapkan dinegara-negara lain, terutama di Negara-negara yang sedang berkembang.
b. Tidak lagi diusahakan adanya suatu devenisi, sebagai gantinya dirumuskan apa yang dimaksud kan dengan istilah ketahanan nasional.
c. Jika dahulu ketahanan nasional di identikkan dengan keuletan dan daya tahan , maka ketahanan nasional merupakan suatu kondisi dinamis yang berisikan keuletan dan ketangguhan, yang berarti bahwa kondisi itu dapat berubah.
d. Secara lengkap dicantumkan tantangan, ancaman , hambatan, serta ganguan.
e. Kelangsungan hidup lebih diperinci menjadi integritas, identitas, dan kelangsungan hidup.

C.      Asas Dan Sifat Ketahanan Nasional
Asas ketahanan nasional adalah tata laku yang didasari nilai-nilai yang tersusun berlandaskan Pancasil, UUD 1945 dan Wawasan Nusantara. Asas-asas tersebut adalah sebagai berikut.
1)      Asas kesejahtraan dan keamanan
 Asas ini merupakan kebutuhan yang sangat mendasar dan wajib dipenuhi bagi individu maupun masyarakat atau kelompok. Didalam kehidupan nasional berbangsa dan bernegara, unsur kesejahteraan dan keamanan ini biasanya menjadi tolak ukur bagi mantap/tidaknya ketahanan nasional.
2)       Asas komprehensif/menyeluruh terpadu
Artinya, ketahanan nasional mencakup seluruh aspek kehidupan. Aspek-aspek tersebut berkaitan dalam bentuk persatuan dan perpaduan secara selaras, serasi, dan seimbang.
3)      Asas Mawas ke Dalam dan Mawas ke Luar
Bertujuan menumbuhkan sifat dan kondisi kehidupan nasional berdasarkan nilai-nilai kemandirian dan dalam rangka meningkatkan kualitas kemandirian bangsa.
4)      Asas kekeluargaan
Asas ini bersikap keadilan, kebersamaan, kesamaan, gotong royong, tenggang rasa dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dalam hal hidup dengan asas kekeluargaan ini diakui adanya perbedaan, dan kenyataan real ini dikembangkan secara serasi dalam kehidupan kemitraan dan dijaga dari konflik yang bersifat merusak/destruktif.
Sifat-sifat dari Ketahanan Nasional meliputi:
1.      Mandiri
Maksudnya adalah percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri dan tidak mudah menyerah. Sifat ini merupakan prasyarat untuk menjalin suatu kerjasama. Kerjasama perlu dilandasi oleh sifat kemandirian, bukan semata-mata tergantung oleh pihak lain.
2.      Dinamis
Artinya tidak tetap, naik turun tergantung situasi dan kondisi bangsa dan negara serta lingkungan strategisnya. Dinamika ini selalu diorientasikan kemasa depan dan diarahkan pada kondisi yang lebih baik.
3.      Wibawa
Keberhasilan pembinaan ketahanan nasional yang berlanjut dan berkesinambungan tetap dalam rangka meningkatkan kekuatan dan kemampuan bangsa. Dengan ini diharapkan agar bangsa Indonesia mempunyai harga diri dan diperhatikan oleh bangsa lain sesuai dengan kualitas yang melekat padanya. Atas dasar pemikiran diatas, maka berlaku logika, semakin tinggi tingkat ketahanan nasional, maka akan semakin tinggi wibawa negara dan pemerintah sebagai penyelenggara kehidupan nasional.
4.      Konsultasi dan kerjasama
Hal ini dimaksudkan adanya saling menghargai dengan mengandalkan pada moral dan kepribadian bangsa. Hubungan kedua belah pihak perlu diselenggarakan secara komunikatif sehingga ada keterbukaan dalam melihat kondisi masing-masing didalam rangka hubungan ini diharapkan tidak ada usaha mengutamakan konfrontasi serta tidak ada hasrat mengandalkan kekuasaan dan kekuatan.

D.     Penyebab Adanya Ketahanan Nasional
Perkembangan teknologi informasi menjadi salah satu sebab semakin cepatnya perubahan pada masyarakat suatu bangsa. Contoh ketahanan nasional adalah tentang semangat dan motivasi warga negara untuk melindungi berbagai hal yang berbau kepntingan nasional, kita juga marah – marah ketika tetangga mengklim beberapa karya budaya nasional sebagai milik mereka namun kita menghadapi fakta bahwa pada beberapa aspek lain ketahanan nasional ketahanan nasional ketika generasi muda masa kini terus - menerus di lumpuhkan oleh narkoba. Jangan sekali – kali menyalahkan orang luar karena sekelompok orang dalam masyarakat kita yang menjadi pemeran utama dalam proses penghancuran masa depan generasi muda kita masa kini.
Manusia dikatakan mahluk sempurna karena memiliki naluri, kemampuan berpikir, akal, dan ketrampilan, senantiasa berjuang mempertahankan eksistensi, pertumbuhan dan kelangsungan hidupnya, berupaya memenuhi baik materil maupun spiritual. Oleh karena itu manusia berbudaya akan selalu mengadakan hubungan-hubungan dengan: Agama, Idiologi, Politik, Ekonomi, Sosial, Seni/Budaya, IPTEK, dan Hankam.
E.      Tujuan dan Fungsi Ketahanan Nasional

Srijanti, dkk (2009) menjelaskan tujuan, fungsi, dan sifat dari ketahanan nasional sebagai berikut:
a) Tujuan Ketahanan Nasional
Ketahanan nasional diperlukan dalam menunjang keberhasilan tugas pokok pemerintahan, seperti tegaknya hukum dan ketertiban, terwujudnya kesejahteran dan kemakmuran, terselenggaranya pertahanan dan keamanan, terwujudnya keadilan hukum dan keadilan sosial, serta terdapatnya kesempatan rakyat untuk mengaktualisasi diri.
b) Fungsi Ketahanan Nasional

Ketahanan nasional mempunyai fungsi sebagai:
(1). Daya tangkal, dalam kedudukannya sebagai konsepsi penangkalan, ketahanan nasional Indonesia ditujukan untuk menangkal segala bentuk ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan terhadap identitas, integritas, eksistensi bangsa, dan negara Indonesia dalam aspek: ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan.
(2). Pengarah bagi pengembangan potensi kekuatan bangsa dalam bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan sehingga tercapai kesejahteraan rakyat.
(3). Pengarah dalam menyatukan pola pikir, pola tindak, dan cara kerja intersektor, antarsektor, dan multidisipliner. Cara kerja ini selanjutnya diterjemahkan dalam RJP yang dibuat oleh pemerintah yang memuat kebijakan dan strategi pembangunan dalam setiap sektor untuk mencapai tujuan nasional mewujudkan masyarakat adil dan makmur.







BAB III
PENUTUP
1.1Kesimpulan
Ketahanan nasional adalah kondisi dinamik suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan kekuatan nasional didalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan,serta gangguan baik yang datang dari dalam maupun dari luar yang secara langsung ataupun tidak langsung yang dapat membahayakan integritas, identitas serta kelangsungan hidup bangsa dan negara.
Jadi suatu ketahanan nasional sangat mempengaruhi sebuah Negara, semakin kuat ketahanan Negara tersebut semakin kuat juga rasa persatuan. Seperti Negara kita ini Indonesia di kenal dengan keberagamannya namun dengan keberagaman tersebut membuat timbul rasa persatuan dalam benak diri setiap masyarakat Indonesia.


DAFTAR PUSTAKA


http://eidelwis96.blogspot.co.id/2016/02/makalah-pkn-perkembangan-ketahanan.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar