Ketahanan
Nasional Dalam Koridor Persatuan Dan Kesatuan Nasional Indonesia
Disusun
Oleh:
Menggala Tri
putra
(14816378)
1MA09
Universitas Gunadarma
Fakultas Ilmu Komunikasi
1MA09
KATA PENGANTAR :
AssalamualaikumWr.Wb
Puji syukur kehadiran Allah SWT yang telah memberikan rahmat, taufik dan
hidayahnya kepada kita sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini. Adapun
makalah yang kami buat ini berjudul “Ketahanan
Nasional Dalam Koridor Persatuan Dan Kesatuan Nasional Indonesia”.
Terlepas dari semua itu, kami
menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat
maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima
segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ilmiah
ini.
Akhir kata Saya berharap semoga makalah ilmiah ini dapat memberikan manfaat
maupun inpirasi terhadap pembaca. Kurang lebih atau ada kesalahan dalam
penulisan makalah ini saya mohon maaf.
Jakarta, 15 Juni 2017
(Penyusun)
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Kata
ketahanan nasional telah sering kita dengar disurat kabar atau sumber-sumber
lainnya.
Untuk mengetahui ketahanan nasional, sebelumnya kita sudah tau arti dari
wawasan nusantara. Ketahanan nasional merupakan kondisi dinamik yang dimiliki
suatu bangsa, yang didalamnya terkandung keuletan dan ketangguhan yang mampu
mengembangkan kekuatan nasional.
Kekuatan ini diperlukan untuk mengatasi segala macam ancaman, tantangan,
hambatan dan gangguan yang langsung atau tidak langsung akan membahayakan
kesatuan, keberadaan, serta kelangsungan hidup bangsa dan negara. Bisa jadi
ancaman-ancaman tersebut dari dalam ataupun dari luar.
Ketahanan nasional Indonesia adalah kondisi dinamik bangsa
Indonesia yangmeliputi segenap aspek kehidupan nasional yang terintegrasi ,
berisi keuletan danketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan
nasional,dalam menggapai dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan,
dangangguan baik yang dating dari luar dan dari dalam untuk menjamin
identitas,integrasi, kelangsungan hidup bangsa dan Negara serta perjuangan
mencapai tujuannasional.
Konsepsi ketahanan nasional adalah konsepsi pengembangan
kekuatan nasionalmelalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan
keamanan yangseimbang, serasi dan selaras dalam seluruh aspek kehidupan secara
utuh dan
terpadu berlandaskan UUD 1945 dan wawasan nusantara dengan kata lain konsepsi
ketahanan nasional merupakan pedoman untuk meningkatkan keuletan dan
ketangguhan bangsa yang mengandung kemampuan mengembangan kekuatan nasional
dengan pendekatan kesejahteraan dan keamanan. Kesejahteraan dapat digambarkan
sebagai kemampuan bangsa dalam menumbuhkan dan mengembangkan nilai-nilai
nasionalnya demi sebesar-besarnya kemakmuran yang adil dan merata, rohaniah,
dan jasmaniah. Sedangkan keamanan adalah
kemampuan bangsa melindungi nilai-nilai nasional terhadap ancaman dari luar maupun dari
dalam.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas,maka
rumusan masalah yang dapat kami paparkan adalah sebagai berikut :
1. Apa yang dimaksud Ketahanan Nasional?
2. Perkembangan Ketahanan Nasional!
3. Asas dan Sifat dari Ketahanan Nasional!
4. Apa penyebab timbulnya Ketahanan Nasional?
5. Apa tujuan dan fungsi dari ketahanan Nasional?
1.3Tujuan penulisan makalah
1.
Menambah
wawasan tentang arti penting dari Ketahanan Nasional.
2.
Menjadikan
insan muda yang memiliki rasa cinta tanah air dan persatuan Negara.
3.
Menjelaskan
tujuan serta fungsi dari ketahanan nasional.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Ketahanan Nasional
A. Definisi Ketahanan Nasional
Merupakan suatu kondisi yang dinamis atau bangsa yang terdiri atas
ketangguhan serta keuletan untuk mengembangkan kekeuatan nasional dalam
menghadapi segala macam dan bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan
baik yang datang dari dalam maupun dari luar dan kesejahteraan dan keamanan
yang seimbang serasi dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh.
Untuk mengetahui ketahanan nasional,
sebelumnya kita sudah tau arti dari wawasan nusantara. Ketahanan nasional
merupakan kondisi dinamik yang dimiliki suatu bangsa, yang didalamnya
terkandung keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan kekuatan nasional.
Kekuatan ini
diperlukan untuk mengatasi segala macam ancaman, tantangan, hambatan dan
gangguan yang langsung atau tidak langsung akan membahayakan kesatuan,
keberadaan, serta kelangsungan hidup bangsa dan negara. Bisa jadi
ancaman-ancaman tersebut dari dalam ataupun dari luar.
B. Perkembangan Ketahanan Nasional
Ketahanan Nasional baru dikenal sejak permulaan tahun 60 an.
Pada saat itu istilah itu belum diberi devenisi tertentu. Disamping itu belum
pula disusun konsepsi yang lengkap menyeluruh tentang ketahanan nasional.
Istilah ketahanan nasional pada waktu itu dipakai dalam rangka pembahasan
masalah pembinaan ter itorial atau masalah pertahanan keamanan pada umumnya.
Walaupun banyak instansi maupun perorangan pada
waktu itu menggunakan istilah ketahanan nasional, namun lembaga yang secara
serius dan terus-menerus mempelajari dan membahas masalah ketahanan nasional
adalah lembaga pertahanan nasional atau lemhanas. Sejak Lemhanas didirikan pada
tahun 1965, maka masalah ketahanan nasional selalu memperoleh perhatian yang
besar.
Perbedaan Ketahanan Nasional yang Nampak:
a. Perumusan 1972 bersifat universal, dalam arti bahwa
rumusan tersebut dapat diterapkan dinegara-negara lain, terutama di
Negara-negara yang sedang berkembang.
b. Tidak lagi
diusahakan adanya suatu devenisi, sebagai gantinya dirumuskan apa yang dimaksud
kan dengan istilah ketahanan nasional.
c. Jika dahulu
ketahanan nasional di identikkan dengan keuletan dan daya tahan , maka
ketahanan nasional merupakan suatu kondisi dinamis yang berisikan keuletan dan
ketangguhan, yang berarti bahwa kondisi itu dapat berubah.
d. Secara lengkap
dicantumkan tantangan, ancaman , hambatan, serta ganguan.
e. Kelangsungan
hidup lebih diperinci menjadi integritas, identitas, dan kelangsungan hidup.
C.
Asas Dan Sifat Ketahanan Nasional
Asas
ketahanan nasional adalah tata laku yang didasari nilai-nilai yang tersusun
berlandaskan Pancasil, UUD 1945 dan Wawasan Nusantara. Asas-asas tersebut
adalah sebagai berikut.
1) Asas kesejahtraan dan keamanan
Asas ini merupakan kebutuhan yang sangat mendasar dan
wajib dipenuhi bagi individu maupun masyarakat atau kelompok. Didalam kehidupan
nasional berbangsa dan bernegara, unsur kesejahteraan dan keamanan ini biasanya
menjadi tolak ukur bagi mantap/tidaknya ketahanan nasional.
2) Asas komprehensif/menyeluruh
terpadu
Artinya, ketahanan nasional mencakup seluruh aspek kehidupan.
Aspek-aspek tersebut berkaitan dalam bentuk persatuan dan perpaduan secara
selaras, serasi, dan seimbang.
3) Asas Mawas ke Dalam dan Mawas ke Luar
Bertujuan menumbuhkan sifat dan kondisi kehidupan nasional
berdasarkan nilai-nilai kemandirian dan dalam rangka meningkatkan kualitas
kemandirian bangsa.
4) Asas kekeluargaan
Asas ini bersikap keadilan, kebersamaan, kesamaan, gotong
royong, tenggang rasa dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat,
berbangsa dan bernegara. Dalam hal hidup dengan asas kekeluargaan ini diakui
adanya perbedaan, dan kenyataan real ini dikembangkan secara serasi
dalam kehidupan kemitraan dan dijaga dari konflik yang bersifat
merusak/destruktif.
Sifat-sifat dari Ketahanan Nasional meliputi:
1. Mandiri
Maksudnya adalah percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri
dan tidak mudah menyerah. Sifat ini merupakan prasyarat untuk menjalin suatu
kerjasama. Kerjasama perlu dilandasi oleh sifat kemandirian, bukan semata-mata
tergantung oleh pihak lain.
2. Dinamis
Artinya tidak tetap, naik turun tergantung situasi dan
kondisi bangsa dan negara serta lingkungan strategisnya. Dinamika ini selalu
diorientasikan kemasa depan dan diarahkan pada kondisi yang lebih baik.
3. Wibawa
Keberhasilan pembinaan ketahanan nasional yang berlanjut dan
berkesinambungan tetap dalam rangka meningkatkan kekuatan dan kemampuan bangsa.
Dengan ini diharapkan agar bangsa Indonesia mempunyai harga diri dan
diperhatikan oleh bangsa lain sesuai dengan kualitas yang melekat padanya. Atas
dasar pemikiran diatas, maka berlaku logika, semakin tinggi tingkat ketahanan
nasional, maka akan semakin tinggi wibawa negara dan pemerintah sebagai
penyelenggara kehidupan nasional.
4. Konsultasi dan
kerjasama
Hal ini dimaksudkan adanya saling menghargai dengan
mengandalkan pada moral dan kepribadian bangsa. Hubungan kedua belah pihak
perlu diselenggarakan secara komunikatif sehingga ada keterbukaan dalam melihat
kondisi masing-masing didalam rangka hubungan ini diharapkan tidak ada usaha
mengutamakan konfrontasi serta tidak ada hasrat mengandalkan kekuasaan dan
kekuatan.
D. Penyebab Adanya
Ketahanan Nasional
Perkembangan
teknologi informasi menjadi salah satu sebab semakin cepatnya perubahan pada
masyarakat suatu bangsa. Contoh ketahanan nasional adalah tentang semangat dan
motivasi warga negara untuk melindungi berbagai hal yang berbau kepntingan
nasional, kita juga marah – marah ketika tetangga mengklim beberapa karya
budaya nasional sebagai milik mereka namun kita menghadapi fakta bahwa pada
beberapa aspek lain ketahanan nasional ketahanan nasional ketika generasi muda
masa kini terus - menerus di lumpuhkan oleh narkoba. Jangan sekali – kali
menyalahkan orang luar karena sekelompok orang dalam masyarakat kita yang
menjadi pemeran utama dalam proses penghancuran masa depan generasi muda kita
masa kini.
Manusia
dikatakan mahluk sempurna karena memiliki naluri, kemampuan berpikir, akal, dan
ketrampilan, senantiasa berjuang mempertahankan eksistensi, pertumbuhan dan
kelangsungan hidupnya, berupaya memenuhi baik materil maupun spiritual. Oleh
karena itu manusia berbudaya akan selalu mengadakan hubungan-hubungan dengan:
Agama, Idiologi, Politik, Ekonomi, Sosial, Seni/Budaya, IPTEK, dan Hankam.
E.
Tujuan dan Fungsi
Ketahanan Nasional
Srijanti, dkk (2009) menjelaskan tujuan, fungsi, dan sifat dari
ketahanan nasional sebagai berikut:
a) Tujuan Ketahanan Nasional
Ketahanan nasional diperlukan dalam menunjang keberhasilan tugas
pokok pemerintahan, seperti tegaknya hukum dan ketertiban, terwujudnya
kesejahteran dan kemakmuran, terselenggaranya pertahanan dan keamanan,
terwujudnya keadilan hukum dan keadilan sosial, serta terdapatnya kesempatan
rakyat untuk mengaktualisasi diri.
b) Fungsi Ketahanan Nasional
Ketahanan nasional mempunyai fungsi sebagai:
(1). Daya tangkal, dalam kedudukannya sebagai konsepsi
penangkalan, ketahanan nasional Indonesia ditujukan untuk menangkal segala bentuk
ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan terhadap identitas, integritas,
eksistensi bangsa, dan negara Indonesia dalam aspek: ideologi, politik,
ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan.
(2). Pengarah bagi pengembangan potensi kekuatan bangsa dalam
bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan
sehingga tercapai kesejahteraan rakyat.
(3). Pengarah dalam menyatukan pola pikir, pola tindak, dan cara
kerja intersektor, antarsektor, dan multidisipliner. Cara kerja ini selanjutnya
diterjemahkan dalam RJP yang dibuat oleh pemerintah yang memuat kebijakan dan
strategi pembangunan dalam setiap sektor untuk mencapai tujuan nasional
mewujudkan masyarakat adil dan makmur.
BAB III
PENUTUP
1.1Kesimpulan
Ketahanan nasional adalah kondisi dinamik suatu bangsa yang
berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan kekuatan nasional
didalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan,serta
gangguan baik yang datang dari dalam maupun dari luar yang secara langsung
ataupun tidak langsung yang dapat membahayakan integritas, identitas serta
kelangsungan hidup bangsa dan negara.
Jadi suatu ketahanan nasional sangat mempengaruhi sebuah Negara,
semakin kuat ketahanan Negara tersebut semakin kuat juga rasa persatuan. Seperti
Negara kita ini Indonesia di kenal dengan keberagamannya namun dengan
keberagaman tersebut membuat timbul rasa persatuan dalam benak diri setiap
masyarakat Indonesia.
DAFTAR
PUSTAKA
http://eidelwis96.blogspot.co.id/2016/02/makalah-pkn-perkembangan-ketahanan.html